Komponen-Komponen pada Harddisk

fungsi harddisk dan cara kerja harddisk

Harddisk terdiri dari beberapa komponen penyusun sehingga mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Adapun komponen tersebut diantaranya ialah :


1.Platter

Platter terbuat dari bahan keras seperti aluminium ,kaca atau kramik yang kemudian diselimuti dengan bahan magnetis yang berfungsi untuk menyimpan data dikomputer anda.sebuah hardisk berkapasitas besar biasanya dilengkapi dengan platter yang lebih dari satu,yang disusun bertumpuk di tengah spedie.

 

2.Spedie

Spedie merupakan kompunen yang berfungsi untuk menahan platter agar tetap berada diposisinya pada saat platter diputar.selain itu pada Spidie  juga terdapat motor yang berfungsi untuk memutar Platter  dengan kecepatan yang tinggi.

 

3.Read/write head

Read/writehead adalah kompunen yang berfungsi untuk membaca,menulis atau menghapus data pada platter.Terdapat satu head di tiap sisi Platter ,satu sisi diatas berfungsi untuk membaca dan satu sisi dibawah untuk menulis .Dalam hal menjalankan  fungsinya .Read/write head ini dibantu dengan actuator arm.

Cara Kerja Harddisk

Pengertian Harddisk dan Cara Kerja Harddisk

Pada harddisk terdapat sebuah komponen yang bernama platter yang terdiri dari material magnetik yang terbagi menjadi milyaran area yang sangat kecil. Setiap area tersebut dapat diberikan gaya magnet (untuk menyimpan 1) atau tidak diberikan gaya magnet (untuk menyimpan 0). Dengan menyatukan nilai-nilai tersebut maka akan menghasilkan sebuah informasi. Misalnya satu kata mewakili 1 byte atau 8 bit.

Gaya magnet digunakan pada penyimpanan komputer karena dengan demikian data pada komputer dapat tersimpan meski perangkat telah dimatikan. Sama halnya bila anda memberikan daya magnet kepada sebuah paku, maka paku tersebut akan tetap dialiri oleh gaya magnet hingga anda melepaskan gaya magnet tersebut.

Ketika anda menyimpan data pada harddisk, data tersebut tidak hanya lansung ditulis berhamburan begitu saja di platter. Data tersebut disimpan dengan sangat rapi pada pola platter. Bit data tersusun secara konsentris dan melingkar yang kemudian disebut sebagai track. Setiap track dipecah menjadi area yang lebih kecil yang disebut sector.

 

 Ketika anda menyimpan data pada harddisk, data tersebut tidak hanya lansung ditulis berhamburan begitu saja di platter. Data tersebut disimpan dengan sangat rapi pada pola platter. Bit data tersusun secara konsentris dan melingkar yang kemudian disebut sebagai track. Setiap track dipecah menjadi area yang lebih kecil yang disebut sector.

 

ada bagian dari harddisk terdapat sistem yang menyimpan peta mengenai informasi dari seluruh data sector. Peta ini mengetahui sector mana yang telah digunakan dan yang mana yang masih kosong. Pada sistem operasi windows peta ini disebut File Allocation Table atau FAT. Ketika komputer ingin menyimpan informasi baru, ia akan melitahat peta terlebih dahulu untuk mencari sektor yang kosong.

 

Lalu kemudian menginstruksikan read/write head untuk berpindah melintasi platter untuk menemukan lokasi yang tepat, lalu kemudian menyimpannya disana. Untuk membaca sebuah informasi, proses yang sama dilakukan namun dengan cara terbalik, dimana sector yang dicari adalah sector yang berisi informasi yang terkait. Begitu banyak informasi data yang dapat kita simpan pada harddisk meski dengan ukurannya yang terbilang kecil.

 


 

Post a Comment

Previous Post Next Post